Diabetes tidak hanya disebabkan oleh makanan tinggi gula. Kenali faktor lain seperti genetik, gaya hidup, stres, dan kurang aktivitas yang memicu diabetes.
Banyak orang mengira diabetes hanya disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman manis. Padahal, kenyataannya penyebab diabetes jauh lebih kompleks. Gula memang berperan, tetapi bukan satu-satunya faktor yang membuat seseorang mengalami diabetes, terutama diabetes tipe 2 yang paling sering terjadi.
Memahami penyebab diabetes secara menyeluruh penting agar upaya pencegahan dapat dilakukan dengan lebih tepat.
Diabetes terjadi ketika tubuh tidak mampu mengatur kadar gula darah secara normal. Hal ini bisa disebabkan oleh produksi insulin yang berkurang atau karena sel tubuh menjadi tidak sensitif terhadap insulin. Kondisi inilah yang membuat gula menumpuk di dalam darah, meskipun asupan gula tidak selalu berlebihan.
Salah satu penyebab utama diabetes adalah faktor keturunan. Seseorang dengan orang tua atau saudara kandung penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi. Dalam kondisi ini, pola makan tinggi gula hanya menjadi pemicu, bukan penyebab utama.
Gaya hidup yang minim gerak dapat menyebabkan penumpukan lemak dan menurunkan sensitivitas insulin. Meski jarang mengonsumsi makanan manis, kurangnya aktivitas fisik dapat membuat tubuh kesulitan mengontrol kadar gula darah.
Kelebihan berat badan, terutama lemak di area perut, berperan besar dalam terjadinya resistensi insulin. Lemak berlebih mengganggu kerja hormon insulin sehingga gula darah sulit masuk ke dalam sel tubuh.
Selain gula, konsumsi karbohidrat olahan, makanan tinggi lemak jenuh, dan makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko diabetes. Makanan jenis ini menyebabkan lonjakan gula darah dan memperberat kerja insulin dalam jangka panjang.
Kurang tidur dan stres kronis dapat memengaruhi hormon yang mengatur gula darah. Stres memicu peningkatan hormon tertentu yang justru membuat kadar gula darah naik, meskipun asupan gula relatif rendah.
Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh dalam mengatur gula darah cenderung menurun. Inilah sebabnya risiko diabetes meningkat pada usia dewasa hingga lanjut, bahkan tanpa perubahan pola makan yang signifikan.
Diabetes tidak hanya disebabkan oleh konsumsi makanan tinggi gula. Faktor genetik, gaya hidup, berat badan, stres, hingga kurang tidur juga memiliki peran penting. Dengan memahami berbagai penyebab diabetes, pencegahan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh melalui pola hidup sehat dan seimbang.