Apakah berpuasa bisa menurunkan gula darah? Simak penjelasan medis tentang pengaruh puasa terhadap kadar gula darah serta hal yang perlu diperhatikan bagi penderita diabetes.
Banyak orang bertanya apakah berpuasa bisa membantu menurunkan kadar gula darah. Pertanyaan ini sering muncul terutama pada mereka yang memiliki pradiabetes atau diabetes.
Secara umum, puasa memang memengaruhi kadar gula darah. Namun, dampaknya bisa berbeda pada setiap orang tergantung kondisi tubuh dan pola makan.
Saat tidak makan selama beberapa jam, tubuh tidak mendapat asupan glukosa dari makanan. Sebagai gantinya, tubuh menggunakan cadangan energi yang tersimpan.
Proses ini membuat kadar gula darah cenderung menurun, terutama pada orang yang metabolisme tubuhnya normal.
Tidak selalu. Pada orang sehat, puasa dapat membantu tubuh mengatur kadar gula lebih stabil karena sensitivitas insulin bisa meningkat.
Namun pada penderita diabetes, terutama yang menggunakan obat atau insulin, kadar gula bisa turun terlalu rendah atau justru naik jika pola makan saat berbuka tidak terkontrol.
Jika sahur dan berbuka dipenuhi makanan tinggi gula sederhana, kadar gula bisa melonjak cepat. Setelah itu, bisa terjadi penurunan drastis yang membuat tubuh lemas.
Sebaliknya, makanan tinggi serat dan protein membantu menjaga gula tetap stabil lebih lama.
Aktivitas ringan hingga sedang saat puasa dapat membantu tubuh menggunakan glukosa secara efisien. Namun aktivitas berat tanpa pengawasan bisa memicu hipoglikemia pada sebagian orang.
Orang dengan pradiabetes sering mendapat manfaat dari puasa karena membantu mengontrol berat badan dan resistensi insulin. Sementara penderita diabetes perlu pemantauan lebih ketat.
Penurunan gula darah yang terlalu drastis disebut hipoglikemia. Gejalanya meliputi gemetar, keringat dingin, pusing, hingga lemas berlebihan.
Sebaliknya, konsumsi makanan manis berlebihan saat berbuka bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak sehat.
Bagi penderita diabetes, keputusan berpuasa sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter. Penyesuaian dosis obat sering kali diperlukan agar kadar gula tetap aman.
Pemantauan gula darah secara berkala sangat penting untuk mencegah komplikasi selama puasa.
Berpuasa dapat membantu menurunkan atau menstabilkan gula darah pada sebagian orang, terutama jika dilakukan dengan pola makan yang tepat. Namun efeknya tidak sama pada semua individu.
Kunci utamanya bukan hanya berpuasa, tetapi bagaimana seseorang mengatur asupan nutrisi dan memantau kondisi tubuhnya dengan bijak.